Tren Harga Emas Tinggi, Ini Rekomendasi Sahamnya

Belanja123 Dilihat

10drama.com -.CO.ID – JAKARTA.Harga emas tetap berada pada posisi yang tinggi. Mengutiptrading economicsSelasa (22/7) pukul 09.35 WIB, harga emas mencapai US$ 3.388 per ounce. Harga tersebut naik sebesar 29,12% secarayear to date (YtD).

Indrawan Sitorus, Analis Penelitian Saham BNI Sekuritas menyatakan, prospek perusahaan emas pada semester II-2025 cenderung positif. Mengingat tren harga emas global yang tetap berada di tingkat tinggi.

Beberapa faktor utama yang mendukung prospek ini antara lain harapan pengurangan suku bunga oleh The Fed dan bank sentral global lainnya, yang mendorong kenaikan harga emas.

Selanjutnya, emas biasanya tampil lebih baik ketika suku bunga nyata menurun karena tidak memberikan imbalan bunga, sehingga menjadi lebih menarik dibandingkan aset yang memiliki bunga.

Selanjutnya, tingginya ketidakpastian global, termasuk kemungkinan memburuknya konflik geopolitik, seperti ketegangan di kawasan Timur Tengah atau Taiwan. Hal ini meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset.safe haven.

Peningkatan permintaan dari bank sentral, khususnya Tiongkok dan Rusia, yang terus meningkatkan cadangan emas sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan pada aset berbasis dolar Amerika Serikat. Hal ini memberikan dasar fundamental jangka menengah bagi harga emas,” kata Indrawan kepada 10drama.com, Senin (21/7).

Indrawan menambahkan, secara umum hal utama yang perlu diperhatikan adalah kebijakan suku bunga The Fed dan Bank Indonesia, situasi geopolitik global (perang, ketegangan AS–China, Timur Tengah), perkembangan inflasi serta kurs rupiah terhadap dolar AS serta data cadangan emas global dan kebijakan bank sentral (seperti pembelian emas oleh China dan Rusia).

Indrawan menilai, prospek saham perusahaan emas cukup menarik hingga akhir 2025, terutama jika harga emas tetap stabil dan biaya bisa dikelola dengan baik. Misalnya, PT Aneka Tambang (ANTM), peningkatan permintaan emas dalam negeri menyebabkan kenaikan volume penjualan emas di ATH (all time high). Hal ini memicu peningkatan signifikan laba bersih ANTM pada tahun 2025 sebesar 90% yoy.

“Kami merekomendasikan buydengan target harga sebesar Rp 3.300 per saham,” kata Indrawan.

Kemudian, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sedang bersiap mengawali operasi komersial tambang emas terbarunya, Pani Gold mine, pada awal tahun 2026.

Hal ini akan meningkatkan keuntungan Merdeka, di mana BNI Sekuritas memprediksi bahwa pada tahun 2026, Merdeka akan mencatatkan laba positif setelah sebelumnya mengalami kerugian pada tahun 2025. Indrawan menyarankanbuydengan target harga sebesar Rp2.400 per saham.