10 Gunung Api Aktif di Indonesia, 3 Berada di NTT

Tekno199 Dilihat

10drama.com –, Jakarta– Informasi mengenai aktivitas vulkanik terkini membentuk daftar 10gunung apiAktif di Indonesia yang terdapat di berbagai daerah atau pulau. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 127 gunung berapi aktif yang tersebar mulai dari Sabang hingga Merauke, berdasarkan data dari Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia atau MAGMA Indonesia.

Secara keseluruhan, dari 127 gunung berapi tersebut, setidaknya 26 di antaranya sedang dalam pengawasan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG),Badan Geologi, saat ini. Setidaknya terdapat satu gunung berapi yang berada pada tingkat Awas (Level IV), dua gunung berada pada tingkat Siaga (Level III), dan 23 gunung berada pada tingkat Waspada (Level II).

Daftar 10 Gunung Berapi Aktif di Indonesia

Berikut ini 10 gunung berapi aktif yang sedang diawasi oleh PVMBG pada Senin 4 Agustus 2025, antara lain sebagai berikut.

1. Gunung Lewotobi Perempuan, Nusa Tenggara Timur

Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu gunung berapi dengan kategori A. Hal ini menunjukkan bahwa gunung berapi ini pernah mengalami letusan magmatik paling sedikit sekali setelah tahun 1600 Masehi.

Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki dalam status Awas karena sedang mengalami peningkatan aktivitas nyata berupa erupsi. Berdasarkan pengamatan, pada 4 Agustus 2025 terjadi satu kali gempa vulkanik dengan amplitudo 4,4 mm dan satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 7,4 mm.

2. Gunung IIi Lewotolok, Nusa Tenggara Timur

Gunung IIi Lewotolok yang terletak di Lembata, Nusa Tenggara Timur, merupakan gunung berapi dengan tipe A. Berdasarkan pengamatan, gunung ini saat ini dalam kondisi siaga. Masyarakat sekitar atau para pengunjung diminta untuk tidak melakukan kegiatan di sekitar area Gunung IIi Lewotolok dalam jarak 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung tersebut.

Laporan pengamatannya menyebutkan bahwa telah terjadi tujuh kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 8,5 hingga 19,3 mm dan durasi gempa antara 28 hingga 35 detik pada 4 Agustus 2025. Selanjutnya, telah terjadi satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 2,4 mm.

3. Gunung Merapi, Yogyakarta dan Jawa Tengah

Di antara dua gunung yang disebutkan, mungkin Anda lebih mengenal Gunung Merapi yang terletak di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah. Gunung Merapi merupakan gunung berapi tipe A yang saat ini dalam kondisi Siaga.

Berdasarkan pengamatan sejak 4 Agustus pukul 12.00 – 18.00 WIB, setidaknya terjadi 21 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-9 mm dan durasi gempa berkisar antara 39.37 hingga 220.7 detik. Sementara itu, gempa vulkanik dangkal terjadi sekali dengan amplitudo 35 mm dan berlangsung selama 14,7 detik.

4. Gunung Anak Krakatau, Lampung

Gunung Anak Krakatau yang terletak di Lampung Selatan, Lampung, saat ini berada dalam status Waspada atau Level II. Sejak pengawasan pada hari Minggu 3 Agustus 2025 pukul 00.00 hingga pukul 24.00 WIB, telah terjadi tiga kali gempa vulkanik dengan amplitudo 27-44 mm.

5. Gunung Anak Ranakah, Pulau Nusa Tenggara Timur

Selanjutnya terdapat Gunung Anak Ranakah yang terletak di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Status Waspada bagi gunung ini berdasarkan pengawasan yang dilakukan pada 3 Agustus 2025 mulai pukul 00.00 hingga pukul 24.00 WITA. Hasil pengawasannya menunjukkan cuaca cerah hingga mendung dengan suhu udara sekitar 15 hingga 24 derajat Celsius.

6. Gunung Awu, Provinsi Sulawesi Utara

Gunung Awu terletak di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan status Waspada atau Level II. Berdasarkan data pengamatan, telah tercatat sebanyak 31 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3-48 mm dan dua kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 8-30 mm.

7. Gunung Berapi Banda, Maluku

Berikut adalah beberapa variasi dari teks yang diberikan: 1. Gunung Banda Api, yang terletak di Maluku Tengah, Maluku, memiliki status Waspada atau Level II. Berdasarkan pengamatan, gunung ini telah mengalami dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-7 mm dan durasi gempa berkisar antara 42,35 hingga 155,14 detik. 2. Di wilayah Maluku Tengah, Maluku, terdapat Gunung Banda Api yang berstatus Waspada atau Level II. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa gunung ini pernah mengalami dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-7 mm dan durasi gempa sekitar 42,35 sampai 155,14 detik. 3. Status Gunung Banda Api di Maluku Tengah, Maluku, adalah Waspada atau Level II. Menurut data pengamatan, gunung ini telah mengalami dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-7 mm dan durasi gempa antara 42,35 hingga 155,14 detik. 4. Gunung Banda Api yang berada di Maluku Tengah, Maluku, memiliki tingkat keamanan Waspada atau Level II. Dari hasil pengamatan, diketahui bahwa gunung ini pernah mengalami dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-7 mm dan durasi gempa mencapai 42,35 hingga 155,14 detik. 5. Berdasarkan pengamatan, Gunung Banda Api di Maluku Tengah, Maluku, berstatus Waspada atau Level II. Gempa tektonik jauh telah terjadi dua kali dengan amplitudo 4-7 mm dan durasi gempa berkisar antara 42,35 sampai 155,14 detik.

8. Gunung Bromo, Jawa Timur

Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, tetap dalam pengawasan karena berstatus Waspada. Meskipun cuacanya tampak cerah dengan hujan dan suhu udara sekitar 11-19 derajat Celsius, ternyata telah terjadi satu kali gempa tremor yang beramplitudo antara 0,5 hingga 1,0 mm.

9. Gunung Bur Ni Telong, Aceh

Bergerak ke wilayah paling barat Indonesia,Gunung Burni Telongyang berada di Aceh Tengah, Aceh, ternyata sedang dalam kondisi Waspada. Sudah terjadi paling sedikit 10 kali gempa vulkanik dalam dan dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 35 mm.

10. Puncak Dempo, Sumatra Selatan

Kemudian terdapat Gunung Dempo yang terletak di Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Gunung ini dalam kondisi waspada dan telah mengalami dua kali gempa tektonik serta satu kali gempa vulkanik.