Pengguna Tiongkok Meragukan Keamanan Sistem Nvidia

Tekno123 Dilihat

10drama.com –, JAKARTA — Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat,Nvidiadiminta membuktikan keamanan yang memadai untuk menghilangkan kekhawatiran pengguna di Tiongkok terkait risiko keamanan padachip-nya.

Di komentar yang diunggah di akun media sosial People’s Daily dengan judul “Nvidia, Bagaimana Saya Bisa Percaya Kepada Anda?”, masyarakat menyatakan bahwa perusahaan asing perlu mematuhi hukum Tiongkok dan menjadikan keamanan sebagai syarat utama.

Di sisi lain, pihak Nvidia juga menyatakan bahwa mereka memandang keamanan siber sebagai hal yang sangat penting bagi perusahaan.

“Nvidia tidak memiliki ‘backdoor’ di dalam chip kami yang memungkinkan siapa pun untuk mengakses atau mengendalikannya dari jarak jauh,” ujar salah satu perwakilan Nvidia, seperti dilaporkan.Reuters (04/08/25).

Komentar tersebut muncul satu hari setelah Beijing menyampaikan kekhawatirannya mengenai risiko keamanan yang mungkin terjadi padachip kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) milik Nvidia, H20.

Kekhawatiran mengenai chip H20 akhirnya memicu ketidakpastian terhadap prospek penjualan perusahaan di Tiongkok beberapa minggu setelah larangan ekspor Amerika Serikat (AS) dicabut.

Administrasi Internet Tiongkok, sebagai lembaga pengawas internet di negara itu, menyatakan kekhawatirannya terhadap usulan Amerika Serikat agarchipteknologi canggih ini dijual di luar negeri dengan dilengkapi kemampuan pelacakan dan penentuan posisi.

Mereka juga memberitahukan, pihaknya telah memanggil Nvidia untuk menghadiri sebuah pertemuan guna menjelaskan apakahchipAI H20 yang dibuat memiliki risiko keamanan berupa celah keamanan, karena kekhawatiran tersebut dapat memengaruhi data dan privasi pengguna di Tiongkok.

Risiko keamanan backdoor atau risiko pintu belakang merupakan cara tersembunyi untuk melewati prosedur verifikasi biasa, sehingga memungkinkan akses ilegal ke suatu sistem.

Secara umum, pelaku melakukan serangan ini dengan memanfaatkan kelemahan dalam sistem atau menginstal perangkat lunak berbahaya yang menghasilkan celah masuk.

Berdasarkan penjelasan Crowdstrike, terdapat tiga metode umum yang digunakan dalam menjalankan operasi backdoor, yakni Maintenance Hook, Covert Channels, serta instalasi di tingkat Kernel atau Application.

Pengait pemeliharaan merupakan fitur atau perintah yang secara khusus dibuat oleh pengembang dalam sistem atau aplikasi untuk keperluan pengujian, penyelesaian masalah, atau perawatan.

Saluran tersembunyi, atau saluran rahasia digunakan oleh peretas untuk mentransfer data melalui komponen jaringan atau sistem operasi yang biasanya tidak dimaksudkan untuk keperluan pengiriman informasi.

Di sisi lain, peretas biasanya memanfaatkan instalasi tingkat kernel atau aplikasi dengan menyisipkan kode berbahaya di dalamnya atau menyebar dan menginstalnya secara diam-diam melalui sebuah perangkat lunak.

Serangan backdoor securitydapat menyebabkan peningkatan akses khusus, perpindahan ke sistem lain, pengeluaran data rahasia, serta gangguan dalam operasional.(Muhamad Rafi Firmansyah Harun)