Mobil Pertama dengan ADAS Huawei, Audi A5L Sportback Raup 9.800 Pesanan

Otomotif181 Dilihat

10drama.com –– Industri otomotif dunia kembali mencatatkan pencapaian baru. Kendaraan pertama di dunia yang menggunakan bahan bakar dan dilengkapi dengan sistem bantuan berkendara canggih (Advanced Driver Assistance System/ADAS) dari Huawei, yaitu SAIC-Audi A5L Sportback, mampu mencatat 9.800 pemesanan hanya dalam satu malam peluncuran pada 2 Agustus 2025.

Kemenangan ini menjadi langkah signifikan dalam kerja sama antara perusahaan teknologi besar Huawei dan produsen mobil mewah Audi, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi canggih dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil.

Berdasarkan laporan Carnewschina pada hari Rabu (6/8), sekitar 30 persen dari pesanan keseluruhan berasal dari varian yang dilengkapi teknologi kemudi cerdas Qiankun Huawei, yang menjadi fitur utama mobil tersebut.

Model ini ditawarkan mulai dari 259.900 yuan atau setara dengan Rp585,3 juta, menjadikannya salah satu sedan sportback mewah yang menarik di kelasnya. Harga tersebut dinilai pantas dengan fitur-fitur canggih yang tersedia.

Audi A5L Sportback dirancang berdasarkan Premium Platform Combustion (PPC), platform khusus untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar, dengan fokus pada efisiensi dan kinerja yang baik. Kendaraan ini mengandalkan mesin generasi kelima EA888 yang dikenal akan ketahanan dan stabilitas mesinnya.

Audi menyediakan enam pilihan konfigurasi untuk model ini, memberikan kebebasan bagi pengguna untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka. Namun, perbedaan utama yang menarik minat pasar adalah penggunaan teknologi ADAS Huawei pada kendaraan bermesin bensin biasa ini.

Kepala Manajer Pemasaran SAIC Audi, Stefan Poetzl, menegaskan bahwa visi perusahaan adalah teknologi bantuan berkendara seharusnya tidak terbatas pada jenis sumber daya tertentu. “Bantuan berkendara tidak boleh dibatasi oleh jenis energi, tetapi harus bisa diakses oleh semua pengemudi,” katanya.

Dari segi kinerja, A5L Sportback mampu menghasilkan daya maksimum 200 kW atau setara dengan 268 tenaga kuda, sementara tekanan injeksi bahan bakar mencapai 500 Bar.

Mobil ini menggunakan teknologi turbocharger VTG yang diadopsi dari Porsche, sehingga menghasilkan tenaga yang responsif pada berbagai putaran mesin.

Tidak hanya itu, Audi menyematkan sistem Mild Hybrid Electric Vehicle (MHEV) Plus terbaru pada A5L Sportback. Sistem ini berperan dalam meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus memperbaiki performa akselerasi.

Akibatnya, mobil ini mampu melaju dari keadaan diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 5,6 detik, menjadikannya salah satu sedan sportback bahan bakar fosil tercepat di kelasnya.

Dari segi ukuran, A5L Sportback memiliki panjang 4.903 mm, lebar 1.883 mm, dan tinggi 1.427 mm, serta jarak antara roda sepanjang 2.922 mm. Proporsi ini menciptakan keseimbangan antara ruang kabin yang luas dan kemampuan manuver yang gesit di jalan raya.

Interior yang memanjakan pengemudi dan penumpang dengan kursi depan yang bisa diatur secara elektrik dalam berbagai arah, dilengkapi dengan pemanas, sirkulasi udara, serta fitur pijat. Atap panoramic yang menggunakan teknologi PDLC memungkinkan pengaturan tingkat kecerahan sesuai keinginan, meningkatkan kenyamanan saat berkendara.

Kerja sama antara SAIC Audi dan Huawei telah berlangsung selama lima tahun terakhir. Kedua perusahaan ini berupaya mengangkat teknologi otomotif ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk memperkenalkan sistem ADAS yang lebih cerdas dan akurat.

Menariknya, sebagian besar mobil yang mengadopsi teknologi ADAS Huawei hanya dilengkapi satu sensor LiDAR, namun A5L Sportback memiliki dua sensor secara bersamaan. Hal ini meningkatkan ketepatan dalam mendeteksi lingkungan sekitar kendaraan.

Tindakan ini juga menunjukkan bahwa teknologi bantuan berkendara canggih tidak hanya terbatas pada kendaraan listrik atau hibrida, tetapi juga bisa diterapkan pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil.

Di masa depan, SAIC Audi rencananya akan merilis dua hingga tiga model baru yang menggunakan bahan bakar fosil dengan teknologi serupa, ditujukan untuk konsumen pasar utama.

Namun, strategi perusahaan tidak hanya terbatas pada kendaraan bermesin bahan bakar. SAIC Audi juga mulai memasuki pasar kendaraan energi baru, yang saat ini menjadi tren internasional.

Model pertama dalam segmen ini adalah Audi E5 Sportback, yang akan segera dirilis. Kendaraan listrik ini diharapkan menjadi pelengkap sekaligus pendukung peralihan konsumen menuju mobilitas dengan emisi rendah.

Ekspansi ini akan diikuti dengan perluasan lini produk, memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang mencari kombinasi antara desain mewah, teknologi terbaru, dan kinerja unggul.

Peluncuran model A5L Sportback menunjukkan bahwa inovasi teknologi tidak selalu terbatas pada kendaraan listrik. Keberadaan ADAS Huawei di mobil berbahan bakar bensin membuktikan bahwa perubahan dalam industri otomotif bisa bersifat inklusif.

Berdasarkan respons pasar yang sangat positif, A5L Sportback berpeluang menjadi model legendaris pada masa peralihan industri otomotif, di mana mobil bermesin bahan bakar fosil dan kendaraan listrik saling berdampingan.

Jika tren pemesanan ini berkelanjutan, SAIC Audi tidak hanya akan mendominasi segmen sedan sportback premium, tetapi juga menjadi pemimpin dalam penerapan teknologi bantuan mengemudi canggih untuk berbagai jenis kendaraan.