Stargazer Dominasi 50 Persen Penjualan Hyundai di GIIAS 2025

Otomotif272 Dilihat

10drama.com –Hyundai Stargazer Cartenz dan Stargazer X Cartenz yang diluncurkan untuk pasar otomotif Indonesia pada hari pertama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, tampaknya mendapat respon positif dari masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief Operating Officer Hyundai Motor Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto saat diwawancarai di booth Hyundai dalam acara GIIAS 2025. Menurut pria yang akrab disapa Frans, dua model terbaru dari Stargazer dan Stargazer X memberikan kontribusi penjualan yang sangat besar bagi merek otomotif asal Korea Selatan tersebut dalam ajang GIIAS tahun ini.

“50 persen dari SPK (surat pemesanan kendaraan) berasal dari Stargazer Cartenz dan Stargazer X. Namun jumlah pastinya masih perlu dihitung kembali,” katanya. “Berapa jumlah dari Stagrazer dan berapa dari Stargazer X juga masih perlu dihitung,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan, antusiasme yang diraih oleh Stargazer Cartenz dan Stargazer X Cartenz dari masyarakat tidak terlepas dari perubahan yang dilakukan pihak HMID pada kedua model unggulan Hyundai di Indonesia. Baik itu dari segi interior, eksterior, maupun fitur-fitur terkini yang ditanamkan pada kedua model tersebut.

Frans tidak membantah bahwa perubahan paling menonjol adalah dari segi penampilan luar atau eksterior. Ia mengungkapkan, sejak tiga tahun terakhir banyak masuknya komentar ke pihaknya terkait tampilan eksternal dari Stargazer dan Stargazer X. ’’Kalau tidak salah sekitar 18 persen orang merasa kurang puas dengan bagian depan maupun belakangnya. Nah, 18 persen ini yang ingin kita jawab melalui tampilan eksterior terbaru pada Cartenz maupun Cartenz X saat ini,’’ jelasnya.

Menurutnya, komentar yang paling banyak masuk selama ini adalah mengenai desain luar Stargazer dan Stargazer X. Meskipun demikian, pihak HMID tidak hanya ingin mengubah tampilan luar saja. Mereka juga berupaya menyempurnakan mobil secara keseluruhan, sehingga mereka menyebutnya sebagai The Real Indonesian Car.

“Spesifikasinya memang ditambahkan, misalnya seperti Smart Cruise Control yang sistemnya stop and go, ini bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia menghadapi kemacetan lalu lintas yang sering membuat kaki terasa pegal. Kita tahu, saat naik turun pegunungan, kondisinya bisa memakan waktu hingga 6 jam. Dengan adanya Smart Cruise Control dengan fitur stop and go juga bisa memberikan bantuan,” jelasnya.

Di sisi lain, melihat situasi pasar otomotif yang belum sepenuhnya pulih, Frans menjelaskan bagaimana strategi HMID menghadapi kondisi ini. “Jadi, jika kita lihat memang pasar mengalami penurunan sekitar 10 persen,” katanya. “Hyundai menerapkan strategi dengan meluncurkan produk-produk baru seperti yang terlihat saat GIIAS kali ini, di mana kita meluncurkan Cartenz dan hal ini juga berdampak positif pada penjualan. Seperti di awal tahun sudah meluncurkan Creta facelift, antusiasme cukup baik sehingga posisi pangsa pasar bisa kita pertahankan di atas 3 persen,” tambahnya.(*)