Siapa Julian Brown, Kreator Konten yang Dihujat Karena Inovasinya?

Tekno187 Dilihat

10drama.com –, Jakarta – Julian Brown, seorang kreator kontenAsal Atlanta, Amerika Serikat, pernah menjadi sorotan di media sosial beberapa waktu lalu. Penyebabnya, ia membagikan video yang mengklaim dirinya sedang dikejar dan diserang akibat konten-konten inovasinya yang mengolahsampah plastik menjadi bahan bakar.

Banyak isu yang beredar mengenai kemungkinan Brown menghilang terkait inovasi terbarunya dengan menggunakan prosedur plastoline. Namun hal itu hanya berlangsung beberapa hari karena Ibu Julian Brown kemudian menyatakan bahwa anaknya dalam keadaan sehat.

Tidak ada informasi tambahan, namun pada 30 Juli 2025 lalu Julian Brown juga telah terlihat membagikan kegiatannya kembali melalui akun Instagram pribadinya. “Saya akan terus bekerja, saya akan terus membangun. Tidak ada yang bisa menghentikan saya,” katanya, antara lain.

Siapa Julian Brown sebenarnya?

Sekilas Tentang Profil Julian Brown

Julian Brown terkenal karena inovasinya dalam mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar dengan metode plastoline. Pemuda asal Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, ini baru berusia 21 tahun, dan akun Instagramnya, @naturejab_ , telah memiliki 2,2 juta pengikut. Sementara itu, di X, jumlah pengikutnya melebihi 23 ribu.

Menurut The Sun U.S., saat ini Julian Brown masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Pendidikannya berada di bidang pengelasan. Ia mengakui bahwa ia sendiri mencari tahu pengetahuan tambahan yang diperlukan untuk mengembangkan inovasi daur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar. Ia menyatakan misinya adalah menyelesaikan masalah plastik global.

Inovasi Brown dalam Menghadapi Masalah Plastik Dunia

Dengan menggunakan alat yang disebut plastoline, Julian Brown mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar seperti solar, bensin, hingga bahan bakar pesawat terbang. Ia menyatakan menerapkan pendekatanMicrowave Pyrolysis.

Pendeketan Microwave Pyrolysismerupakan pendekatan yang memanfaatkan teknologi khusus untuk memanaskan plastik tanpa adanya oksigen. Tujuannya agar proses pemecahan menjadi bahan bakar terjadi secara kimia.

Julian Brown mengunggah seluruh proses proyek ini, mulai dari perencanaan hingga pengerjaan, melalui akun media sosial pribadinya. Bahkan Brown membagikan video panduan.

Seperti yang diungkapkan Brown kepadaCanvas Rebel, sebenarnya cara mengubah plastik menjadi bahan bakar dengan menggunakan reaktor sudah pernah ada sebelumnya. Namun, Brown mengklaim memiliki pendekatan yang berbeda dengan memanfaatkan gelombang mikro untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar tersebut.