Analisis Teknologi SKYACTIV-G pada Mazda Terbaru, Ini Cara Kerjanya
Analisis Teknologi SKYACTIV-G pada Mazda Terbaru, Ini Mekanisme Kerjanya
Mazda mengembangkan teknologi mesin yang dinamakan SKYACTIV-G. Berikut penjelasan mengenai teknologi tersebut dan dampak yang dihasilkan.
Buliran.com -/ News
Ryan Fasha 27 Juli, 07.00 AM 27 Juli, 07.00 AM
Buliran.com –Mengamati mesin mobil Mazda saat ini pasti sudah tidak asing dengan istilah SKYACTIV-G yang tertera di bagian belakang kap mesin.
Teknologi SKYACTIV-G dikembangkan khusus oleh Mazda untuk meningkatkan proses pembakaran mesin sambil tetap mempertahankan efisiensi penggunaan bahan bakar.
“Secara umum, mesin Mazda ini memiliki rasio kompresi statis yang tinggi mencapai 13:1,” ujar Iwan Majjalenkka selaku Part Supply & Logistics Manager PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) dalam acara GIIAS 2025.
Meskipun memiliki kompresi yang tinggi, bentuk piston disesuaikan agar tidak terjadi detonasi saat menggunakan bahan bakar beroktan rendah.
Teknologi busi khusus pada mesin Mazda SKYACTIV-G juga memiliki peran penting untuk mencegah terjadinya detonasi.
“Busi mesin Mazda SKYACTIV-G dirancang khusus, jadi tidak bisa digunakan dengan sembarang jenis busi,” jelasnya.
Teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar hingga 15%.
Sistem pembuangan diperbaiki menggunakan kombinasi knalpot 4-2-1 dengan saluran yang berkelok-kelok.
“Pipa knalpot yang dibuat melengkung agar saat proses pembilasan bahan bakar, tekanan kembali ke ruang bakar lebih rendah,” jelas Iwan.
Meskipun memiliki kompresi yang tinggi, standar RON atau angka oktan yang disarankan tetap 92.
“Ya, cukup menggunakan bensin oktan 92 sudah memadai,” katanya lagi.
Mazda CX-3 Kuro hingga CX-3 Pro AutoExe yang baru saja dirilis ini telah menggunakan teknologi SKYACTIV-G.
Harga Mazda CX-3 Kuro ditawarkan sebesar Rp 417,1 juta sedangkan varian CX-3 Pro AutoExe dijual dengan harga Rp 565,5 juta.
Copyright Buliran.com -2025
Related Article
















