Kab. Agam, EraIndependen – Sebanyak enam orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Lubuk Basung dibebaskan setelah mendapatkan amnesti dari Presiden RI Prabowo Subianto. Pemberian amnesti tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2025, Minggu (3/8/25) lalu.
Pemberian amnesti tersebut merupakan bentuk nyata dari kebijakan Presiden dalam mewujudkan keadilan restoratif serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto, menyambut baik kebijakan ini dan menyatakan proses pembebasan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Penyerahan surat keputusan amnesti dilakukan secara resmi oleh Kepala Lapas Lubuk Basung, Budi Suharto, disaksikan oleh jajaran pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan lainnya.
“Pemberian amnesti ini merupakan bukti bahwa negara hadir dan memberikan penghargaan kepada WBP yang menunjukkan perubahan perilaku dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik”, papar Budi.
Lanjut Budi, Amnesti yang diberikan kepada keenam WBP ini didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk rekam jejak perilaku selama menjalani masa pidana, serta faktor-faktor kemanusiaan dan keadilan sosial.
“Dengan diterimanya amnesti ini, keenam warga binaan tersebut resmi bebas dari sisa pidana yang sedang dijalani”, tambahnya.
Pemberian amnesti ini tidak hanya menjadi momen berharga bagi para penerima, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan lainnya untuk terus memperbaiki diri.
Mengikuti program pembinaan dengan baik, serta bersiap kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.
Sementara itu, salah satu warga binaan penerima amnesti yang langsung dibebaskan, menyampaikan rasa syukur dan haru atas anugerah yang telah diterimanya tersebut.
Ia pun berjanji akan memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri dan tidak kembali ke jalan yang salah.
“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Saya sadar banyak yang harus saya perbaiki. Mulai hari ini, saya ingin jadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengecewakan keluarga serta negara”, ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. (Ade.A)
















