Daihatsu Catat 580 SPK di GIIAS 2025, Efisiensi dan Irit Jadi Prioritas Konsumen

Otomotif229 Dilihat

10drama.com –– Pada pameran mobil Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang berakhir pada 3 Agustus 2025 di ICE BSD Tangerang, Daihatsu mencatatkan 580 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Faktor efisiensi dan penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi pertimbangan utama bagi konsumen saat memilih mobil baru. Kehadiran mobil listrik, khususnya yang berasal dari Tiongkok, menawarkan pilihan alternatif bagi para konsumen yang mencari kendaraan yang lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Menurut Chief Executive Officer PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (PT AI-DSO) Fredy Handjaja, selama pelaksanaan GIIAS 2025, Daihatsu meraih 580 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Dari angka tersebut, Rocky Hybrid mencatatkan sebanyak 147 SPK.

Di gelaran GIIAS 2025, Daihatsu memperkenalkan produk terbarunya yaitu Rocky Hybrid, yang diimpor utuh (Completely Built Up/CBU) dari negara asalnya Jepang. Kendaraan ini merupakan mobil yang kecil, cerdas, hemat bahan bakar, efisien, serta ramah lingkungan.

Fredy menambahkan, kehadiran Rocky Hybrid serta Sigra dengan perubahan minor akan menjadi faktor pendorong penjualan Daihatsu pada paruh kedua tahun 2025. Ia menyatakan, untuk meningkatkan penjualan di semester kedua 2025, pihaknya mengadakan program khusus pada bulan Juli hingga September 2025 berupa undian hadiah seperti sepeda motor dan emas.

Efisiensi dan hemat menjadi faktor utama yang dipertimbangkan konsumen

Di sisi lain, Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan bahwa penjualan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) pada semester pertama tahun 2025 mencapai 35.846 unit.

Sayangnya, kendala utama mobil listrik adalah harga baterai yang tinggi, waktu pengisian yang lama, serta keterbatasan titik pengisian daya, khususnya di daerah luar kota bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh. Sebagai pilihan yang lebih realistis, mobil hybrid menjadi alternatif yang menggabungkan penggunaan bahan bakar minyak dan baterai listrik.

Kondisi tersebut mendorong Daihatsu untuk terus melakukan perbaikan dan mengembangkan inovasi teknologi mesin mobil yang lebih canggih, dinamis, efisien, serta hemat bahan bakar. Salah satunya adalah Daihatsu meluncurkan Rocky Hybrid dalam gelaran GIIAS 2025.

Mobil dengan mesin 3-silinder Atkinson WA-VEX berkapasitas 1.200 CC yang menghasilkan daya 80 HP dan torsi 105 Nm ini tergolong sangat hemat bahan bakar dalam kelasnya. Berdasarkan pengujian kendaraan yang dilakukan di Jepang, satu liter bahan bakar mampu digunakan untuk menempuh jarak 28 km (dengan metode Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle /WLTC) hingga 34,5 km (dengan metode Japan Cycle ‘08/JC08).

Produk Daihatsu lainnya juga termasuk hemat dalam penggunaan bahan bakar. Berdasarkan hasil uji jalan yang dilakukan di Indonesia, konsumsi bahan bakar Daihatsu Terios terbaru mencapai 12-16 km per liter. Sementara itu, konsumsi bahan bakar Xenia 1.3L berkisar antara 10-12 km per liter untuk penggunaan di kota dan 13-15 km per liter untuk penggunaan di luar kota.

Daihatsu Sigra juga menawarkan konsumsi bahan bakar yang hemat. Bahan bakarnya mampu mencapai 14 km per liter untuk penggunaan di kota dan 17,6 km per liter untuk luar kota. Semua penggunaan bahan bakar ini sangat bergantung pada kondisi jalan serta gaya berkendara. Sementara itu, rata-rata harga jual mobil Daihatsu secara on the road berkisar antara Rp 140.300.000 hingga Rp 293.900.000 untuk varian Rocky Hybrid.

Penggunaan kendaraan yang efisien dan hemat bahan bakar sangat diperlukan oleh para konsumen. Terlebih lagi, dalam situasi ekonomi yang sedang terjadi saat ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani meninjau kembali laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 menjadi 4,7 hingga 5%. Padahal, target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah dalam APBN 2025 adalah sebesar 5,2%.

Kondisi ekonomi yang sulit diakui oleh Sekjen Gaikindo Kukuh Kumara. Data penjualan grosir Gaikindo pada bulan Juni 2025 mencapai 57.760 unit, mengalami penurunan sebesar 22,6% dibandingkan dengan Juni 2024 yang berjumlah 74.615 unit secara year on year (yoy).

Ia mengatakan, kemampuan beli masyarakat belum pulih namun antusiasme masyarakat untuk menghadiri pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara ini sangat tinggi. Kukuh menyebutkan, jumlah pengunjung hingga saat ini telah melebihi pengunjung pada GIIAS 2024. ***