Kab. Agam, Eraindependen – Pasca bencana di Kabupaten Agam yang menyebabkan terganggunya pasokan air bersih bagi pelanggannya. Perumda Air Minum Tirta Antokan Agam, terus berupaya untuk menormalisasi jaringan pipa utama maupun pipa distribusi untuk perbaikan, Senin (1/12/25).
Hingga Senin sore, para petugas tampak terus berupaya tanpa henti beraktivitas memperbaiki kondisi kerusakan demi terpenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan.

Direktur Perumda Tirta Antokan Agam, Jevie Carter Eka Putra, ST., MT., saat dijumpai dihalaman kantornya, katakan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim dan sampaikan permohonan maaf terhadap pelanggan.
“Saya berharap pelanggan dapat memahami kondisi yang terjadi pasca hujan lebat dengan intensitas tinggi belakangan ini yang melanda Kabupaten Agam. Hingga kondisi tersebut sebabkan ada putusnya pipa induk”, ungkap Jevie Carter.
Akrab disapa Jeff, Dirut juga sebut, dampak dari Putusnya Pipa Induk sebanyak dua buah yang menurut Petugas dilapangan hampir mencapai 60 Meter dari sumber air yang berada di jorong Arikia, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya yang terjadi sejak Kamis (2711/25) malam.
“Sejak terjadinya guyuran hujan deras berapa hari belakangan ini tidak hanya mengakibatkan bencana, tapi juga sulitnya para pelanggan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari karena gangguan tersebut”, beber Jeff.
Sehingga sampai hari ini, lanjut Jeff, Tim dari Perumda PDAM Tirta Antokan Agam terus mengerahkan personil untuk mengupayakan perbaikan agar air mengalir seperti biasa dan bisa dinikmati kembali oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Pria Muda yang mudah senyum itu, juga sebut jika timnya saat ini telah dikerahkan kelapangan dengan berbagai kelompok sejak terjadi gangguan tersebut (Putus Pipa induk).
“Saat ini Tim kita sudah memperbaiki pipa yang rusak ini dengan upaya seadanya secara darurat, agar masyarakat dan pelanggan bisa mulai beransur menikmati air PDAM walaupun terkadang sering hidup mati. Kita dari layanan sekali lagi meminta maaf atas ketidaknyamanan ini”, pintanya lagi.
Selain itu, Direktur yang gesit dan cepat tanggap bila ada terjadi kendala air PDAM Tirta Antokan dilapangan tersebut. Memastikan kalau dalam dua hari ini segala aktifitas air PDAM Tirta Antokan akan kembali normal.
“Insyaallah dalam 2 hari ini paling lambat air dari PDAM Tirta Antokan akan kembali pulih sehingga pelanggan akan kembali bisa menikmati air untuk kebutahan sehari-hari”, tambahnya.
Kemudian juga dijelaskannya, atas peristiwa Pipa Induk Putus akibat terdampak bencana alam ini hampir 50 persen dari 11.000 pelanggan yang terdampak karena tidak bisa mendapatkan air akibat mati.
“Mudah-mudahan bencana alam ini cepat berlalu dan kita mendoakan bagi yang terdampak dan korban dari musibah ini bisa tegar menerima ujian. Sebab dengan kejadian musibah yang melanda ialah merupakan sakit kita bersama, kita harus bangkit dan pulih secara bersama-sama”, ulasnya lagi.
Tidak hanya itu sambungnya, saat ini sudah lebih kurang 50 orang timnya yang dibagi kelompoknya yang dikerahkan ke lapangan untuk memastikan keadaan dan bekerja memperbaiki kerusakan-kerusakan pipa akibat peristiwa bencana banjir bandang dan longsor ini.
“Tim yang hampir 50 orang ini kita bagi ada di Daerah utama di Arikia Tanjung Raya, Silayang, Parik Panjang Lubuk Basung, Maninjau Tanjung Raya, Baso, dan di Kecamatan Matur”, tukasnya. (Arif.F).










