Kab. Sijunjung, EraIndependen – Diamankannya sepasang remaja yang masih berstatus pelajar beberapa waktu lalu oleh sejumlah warga di salah satu perumahan di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Jadi sorotan publik hingga buah bibir masyarakat setempat, Rabu (6/8/25).
Informasi dari berbagai sumber, sepasang remaja yang diamankan warga itu diduga berbuat hal yang tidak senonoh, ternyata masih berstatus pelajar aktif di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) yang cukup favorit di daerah itu.
“Memang minggu dini hari lalu itu, ada penggerebekan di salah satu perumahan sekitar jam 00.30 lewat tengah malam pokoknya”, ungkap sumber ceritakan ke media ini.
Ia pun menjelaskan, penggerebekan itu dilakukan warga setelah resah dengan aktivitas mencurigakan oleh sepasang pelajar tersebut.
Dalam penggerebakan itu, sumber menyebut jika sepasang remaja yang diamankan tersebut merupakan siswa dan siswi yang masih aktif menimba ilmu di SMA Negeri 1 Sijunjung.
Selanjutnya, media ini pun menghubungi pihak SMAN 1 Sijunjung, untuk mengkonfirmasi terkait peristiwa apes yang menimpa sepasangan remaja malang di malam minggu kelabu itu.
Dalam keterangannya, Kepala SMAN 1 Sijunjung, Hasmi Gustin Rosa, S.Pd,.M.Si,. membenarkan jika sepasang remaja yang diamankan warga tersebut merupakan siswanya yang masih aktif.
“Kita telah mengutus Wakil Kesiswaan, ini harusnya dibawah pengawasan orang tua siswa karena kejadian diluar jam sekolah. Pihak sekolah besok akan memanggil kedua orang tua siswa tersebut”, ucap Hasmi dibalik telpon selulernya, Minggu (3/8/25) lalu pukul 16.50 WIB.
Hasmi juga katakan, jika pihak sekolah akan menyelesaikan persoalan itu dan meminta hal tersebut jangan diberitakan oleh awak media karena besoknya pada hari senin, pihaknya akan adakan rapat dengan unsur pimpinan dan walikelas.
“Jangan diberitakan dulu, malu ibuk, biar nanti diselesaikan pihak sekolah karena ini semuanya diluar batas dan kejadiannya diluar jam sekolah. Waka kesiswaan juga sudah bertemu dengan warga”, tutur Hasmi penuh harap sambil katakan anaknya akan mau pesta.
Namun anehnya, pada Senin (4/8/25) siang, hingga berita diturunkan oleh media ini, Hasmi Gustin Rosa, Pimpinan tertinggi di salah satu Sekolah yang cukup favorit di Sijunjung tersebut, saat dihubungi beberapa kali memilih untuk bungkam dan tidak merespon media ini lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Drs. Barlius, MM,.katakan bahwa pihaknya belum mengetahui atas permasalahan tersebut dan menyarankan Kepala Sekolah untuk segera menyelesaikannya.
“Kalau memang ada masalah itu harus dituntaskan dan Kepala Sekolah jangan juga menutupi ke awak media, tentu hal ini disampaikan apa yang terjadi sebenarnya hingga masyarakat tidak bertanya tanya”, ucap Barlius, Selasa (5/8/25) via aplikasi Whatshap. (*)










