David Colton, Kapten Amerika yang Terlupakan Pasca 9/11

Hiburan182 Dilihat

Marvel Comics baru saja memulai bab baru dalam mitos Captain America. Dalam edisi pertama serial terbarunya, Marvel memperkenalkan David Colton, tokoh yang pernah menjalankan peran Captain America pada masa gelap setelah tragedi 9/11. Nama ini mungkin tidak dikenal oleh banyak penggemar, tetapi kehadirannya membuka bagian penting yang selama ini “terlupakan” dalam sejarah pahlawan super Amerika.

Dengan latar belakang perang di Irak dan Afghanistan, tokoh David Colton muncul sebagai wujud dari generasi baru yang ingin bertempur setelah menyaksikan kerusakan secara langsung. Lalu, siapakah sebenarnya David Colton? Dan bagaimana hubungannya dengan Steve Rogers? Simak fakta-fakta berikut ini!

1. David Colton dikenalkan sebagai Captain America pada masa pasca-9/11

Dalam Captain America #1David Colton diperkenalkan sebagai seorang tentara muda yang menggantikan Steve Rogers saat ia masih tertidur dalam es. David bukanlah pahlawan super dari awal, melainkan seorang pemuda yang lemah secara fisik tetapi kuat dalam prinsip—mirip dengan Steve di masa lalu. Setelah menyaksikan langsung peristiwa Tragedi Menara World Trade Center, David memutuskan untuk bergabung sebagai tentara.

Cerita David mencerminkan semangat nasionalisme pada masa pasca 9/11. Pihak militer mengenali kemampuannya dan memberinya Serum Super-Soldier, menjadikannya Captain America yang baru. Namun berbeda dengan Steve yang melawan Nazi, David menghadapi tantangan zaman modern, yaitu Perang Irak dan Afghanistan.

2. Steve Rogers dan David Colton berjumpa dalam misi pertama mereka

Sebagian cerita dalam edisi ini berlatar ketika Steve Rogers baru saja “dilebur” oleh Avengers dan masih merasa asing di dunia modern. Bingung dengan perannya, Steve memutuskan untuk kembali bergabung dengan militer. Ia langsung diberi tugas ke Latveria oleh Jenderal Thunderbolt Ross.

Di sinilah Steve bertemu dengan tim barunya, termasuk David Colton, yang menjadi Captain America yang baru. Keduanya akhirnya berjuang bersama untuk menyelamatkan diplomat Amerika dari cengkeraman Doctor Doom muda. Pertemuan ini menjadi momen yang penuh emosi karena David akhirnya bertemu dengan idola-nya, Steve Rogers, dan justru berada dalam posisi sebagai komandannya.

3. Tokoh David Colton melambangkan seorang pahlawan yang diabaikan

Berdasarkan pendapat penulis seri ini, Chip Zdarsky, David Colton dijuluki sebagai “Captain America yang hilang dalam waktu.” Ia menggambarkan David sebagai seseorang yang memikul beban berat karena harus memakai simbol negara pada masa yang sangat berbeda dibandingkan era Steve.

Melalui karakter David, Zdarsky berusaha mengeksplorasi bagaimana seorang pemuda idealis menghadapi dunia nyata yang penuh tantangan—di mana perang tidak selalu jelas antara benar dan salah, serta menjadi pahlawan tidak selalu dihargai dengan baik. Cerita David memberikan perspektif baru pada narasi Captain America yang lebih rumit dan sesuai dengan situasi sejarah saat ini.

Sudah sangat memuaskan menulis tentang Steve, melihat dunia yang baru melalui mata David,” ujar Zdarsky kepada Marvel.com.

4. Ini bukan kali pertama terdapat Captain America pengganti

Cerita Captain America tidak hanya berfokus pada Steve Rogers. Marvel sebelumnya juga pernah memperkenalkan penerus Captain America saat Steve “hilang”, seperti Jeffrey Mace dan William Burnside, yang diperkenalkan dalam komik masa 1940–1950-an. Tokoh-tokoh ini kemudian diatur ulang dalam canon Marvel untuk mengisi masa ketika Steve tidak ada.

Namun, tokoh David Colton terasa lebih realistis dan dekat dengan situasi sejarah nyata, yaitu Perang Melawan Teror setelah peristiwa 9/11. Hal ini membuatnya menjadi karakter yang istimewa dan memiliki potensi untuk dieksplorasi lebih dalam, khususnya dari sudut pandang psikologis dan moral.

5. Nasib David Colton di Marvel masih menjadi pertanyaan besar

Meskipun baru muncul, David Colton langsung menarik perhatian pembaca karena latar belakang yang kuat dan perannya yang bersejarah. Namun, hingga saat ini belum diketahui apakah ia akan tampil lebih banyak dalam serial Marvel berikutnya.

Apalagi, Marvel pernah merilis beberapa cerita pada awal tahun 2000-an yang menampilkan respons Steve Rogers terhadap tragedi 9/11, seperti dalamThe Amazing Spider-Man #36 dan Captain America: Marvel Knights. Kini, dengan dikenalkannya David, apakah Marvel akan mengubah (retcon) kisah-kisah lama dan menjadikan cerita-cerita tersebut sebagai bagian dari perjalanan David Colton?

Kehadiran David Colton membuka jalan baru dalam sejarah Captain America. Ia bukan hanya pengganti, tetapi merupakan simbol dari generasi yang muncul setelah bencana dan berusaha mengisi kekosongan harapan. Meski masih belum dikenal luas, ia bisa menjadi bagian penting dalam cerita besar Marvel di masa depan.

Jika kamu tertarik pada kisah-kisah yang mengeksplorasi sisi kemanusiaan dari pahlawan super, David Colton layak untuk diperhatikan. Siapa tahu, ia bukan hanya Captain America yang terabaikan, tetapi Captain America yang akan diingat kembali. Siapa tahu, David Colton mungkin muncul dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) di masa depan!

Mengapa Steve Rogers Berhenti Menjadi Captain America di MCU?